This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 02 Mei 2017

PELEMAHAN KPK, LAWAN!!

Maraknya praktek Korupsi oleh sebagian Oknum memang sangat mengkhawatirkan. Negara kwalahan dalam mengaturnya.

Institusi yang secara generik memberantas korupsi malah sebagai oknumnya mekestarikan itu. Masyarakat pun ikut menyuburkannya. Sebagai warganegara memang di benturkan pada dilema, ndak nurut pasti hancur.

Negara membuat lembaga shortcut untuk mengatasi kebuntuan pemberantasan korupsi, yang kemudian di beri nama KPK. Pada era presiden Megawati lembaga ini terbentuk. Rakyat menyambut dengan senang. Bak sebuah Monas Baru, semua mata tertuju kesana, berfoto ria.

KPK lahir seperti singa kecil, lucu dan menggemaskan. "Singa" kecil itu sekarang tumbuh menjadi remaja. Singa yang dulu lucu sekarang jadi menakutkan bagi sebagian orang. Dan sebagai itu celakanya adalah wakil kita sendiri di Senayan.

Rakyat senang dan mengapresiasi KPK, di Senayan itu wakil Rakyat. Nah jika di Senayan tak suka KPK, lalu mereka mewakili SIAPA?. Baca angket DPR

Pelemahan KPK, harus dilawan!!.