Senin, 18 April 2016

Sineblog Misteri RS Sumber Waras



Membaca dan melihat perseteruan antara Ahok dan BPK akhir-akhir ini di media, sungguh mengasyikan. Tapi bukan kitalah yang asik jika kita cuman rakyat biasa, yang asik itu yang berpolitik, yang lebih asik lagi ya yang kerja di media, apalagi bossnya. Hhmm...laris laris lariiiiiiissss.

Tapi emang bener kok, ributnya Ahok dan BPK itu membuat ngeri rakyat. Sampean gak ngeri ya? Kalo tidak berarti sampeyan rakyat jelata tingkatkan paling bawah. Istilahnya JELATAHAH….wakakaka!
Jangan marah, saya pun sama saya juga jelata,tapi karena saya cuman prihatin dan tidak takut ataupun ngeri apalagi Dredeg maka maaf ...tingkatkan saya lebih tinggi dikit dari sampeyan, tetep jelata tapi lebih tinggi dikit, itu tingkatkan Elit namanya. ELITE JELATA.

Sebagai Elit Jelata saya melihat bakal seru sineblog episode antara Ahok,KPK dan BPK ini. Tetapi jika sutradaranya Tsui Hark. Untuk episode ini jujur saya tidak tahu.
Selain sutradara ada lagi yang bikin seru, siapa produser dan siapa sponsor yang digandengnya. Ini pasti penting derek-derek. Coba bayangin sak pinter-printernya sutradara jika tak ada yang mroduksi opo yo iso, opo yo dadi?. Pasti enggaklah.

Produser dalam mrodak biasanya cari partner. Partner diperlukan untuk membagi resiko. Ngopo kok gitu? Itu karena dalam bisnis membagi resiko itu penting dengan catatan jika modal terbatas, kalo kuat dan yakin untung ya ndak usahlah. Garap dewe wae.

Membagi resiko juga bisa untuk menambah kuat persaudaraan, dan untuk berjaga jaga jika besok ada job ngamen lagi yang lebih gede. Tidak boleh job yg untung gede di ambil dewe dan yang resiko tinggi ditawar-tawarkan. Jika partner tahu bisa marah besoknya.

Nah dalam episode Antara Ahok,KPK dan BPK ini ceritanya bakal seru karena mereka bertiga adalah tokoh yang berkarakter sangat kuat. Ingat Bruce willis, Jeet Lee, Bruce Lee, Ricard Gere, Julia Robert dan lain-lain, mereka adalah tokoh-tokoh yang jika dipasang dan dipilih untuk main film maka namanya bisa mendongkrak omset penjualan film yang dibintangi. Semua yang berada di crew priduksi akan kaya. Kalo tokoh artis nasional kita ya Dedi Miswar, Dede Yusuf, Ray Sahetapy, Rano Karno, Lidya Kandaow, Rhoma Irama dan lain-lain. Artis kita juga punya banyak penggemar dan film hampir pasti laku.
Apa hubungannya nama artis-artis itu dengan Ahok,KPK dan BPK? …. eeh nggak nyadar ya mereka itu juga artis loh, jika nggak artis nggak diburu wartawan,reporter dan awak media yang lain. Juga enggak bakalan aku tulis, hahaha.

Dalam sineblog kali ini dengan judul kira-kita MISTERI RS.SUMBER WARAS dibintangi oleh Ahok,KPK dan BPK ini , Ngambil setting lokasi di jakarta dan seputarnya. Menceritakan konflik yang terjadi antara mereka bertiga.
Konflik awalnya terjadi karena BPK terlanjur menulis laporan ada  kerugian Negara dalam proses pengadaan lahan Rs. Sumber Waras. Dan tidak tanggung tanggung yang dihitung oleh BPK ini kerugiannya Rp.191.334.550.000. Itu miliar yah bukan juta loh. Ada nol nya 3 biji dibelakang. Dituduh ada kerugian segede itu Ahok meradang.

"Saya pikir BPK DKI udah jelas tendensius. Membuat kita skak-ster. Dia menuduh kita kemahalan beli tanah ini dibandingin NJOP belakang. Yang tentukan NJOP bukan saya. Kalau ini saya buka nanti bocor lagi. Nanti saya ditangkap lagi gara-gara saya membuka," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/11/2015).(liputan 6.)

"Ini BPK ngerti enggak sih beli tanah itu hukumnya adalah terang dan tunai. Kalau udah dibalikin enggak bisa dong, BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)-nya siapa? Terus kalau jual balik mesti minta izin DPRD. Barang sudah dibeli," jelas Ahok.

Menjawab itu Bahtiar bilang...

"Pemeriksaan investigatif tersebut dilakukan BPK secara profesional dan telah sesuai standar pedoman yang berlaku. BPK telah menyerahkan hasil pemeriksaan investigatif tersebut ke KPK 7 Desember 2015," jelas Bahtiar.

Dalam sebuah saran BPK memberika jalan keluar untuk membatalkan transaksi pembelian lahan tersebut….. tetapi Ahok berbilang….

"Kalau kita jual sekarang barang lebih mahal enggak harusnya? Mau enggak yang jual beli harga mahal sekarang? Enggak mau. Kalau kita jual harga sama kerugian negara enggak? Jadi namanya memang tendensius lalu kasih buah simalakama," imbuh Ahok.

Nah dari cuplikan dialog tersebut, dan masih buanyak dialog dialog (googling saja) yang ada membuat sineblog ini sangat menarik dengan akhir cerita yang bisa dibilang sulit sulit gampang, dan gampang gampang sulit.

Mengapa sulit, karena yang jadi Tokoh semuanya populer. Dan semua mendapatkan dukungan positif masyarakat. Ahok itu emang gubernur DKI tapi gaungnya menggema se Indonesia. BPK adalah lembaga yang selama ini dikenal sebagai lembaga yang mensuplai data ke aparat penegak hukum, dan dipakai sebagai dasar tolok ukur menghitung kerugian Negara. BPK pasti di denger.

Tokoh dalam sineblog yang satu ini adalah KPK. Lembaga superbody satu ini pasti pusing 7 keliling. Selain dia muda dan banyak musuh, musuhnys udah tentu para koruptor, bisa yang bener bener koruptor atau yang mau coba coba jadi koruptor. Dia juga kawan baik si BPK. Tanpa BPK maka KPK seperti motor tanpa bensin, seperti pistol tanpa peluru, atau cerita Cinta yang tak direstui. Bener bener sebuah dilema.

Kesulitan menebak akhir cerita memang pantes saya alami karena saya adalah rakyat jelata, walau elit yo tetep saja sulit, hehehe. Tapi menurut mbah sikolobendu dia punya jawabannya, walo tak pikir rodo ngawur. Tapi mbah yang satu ini cukup terbukti loh saat ditanya tebakan skor bola, bahkan tebakan togel.
Tebakannya Sering sering pas. Tetapi saya pernah selidiki kenapa dia sering tembus, ternyata rumusannya adalah dia tidak pernah kasih nomor yang sama pada beberapa orang. Dia mengelompokkan data orang orang per kampung, per kota,per propinsi bahkan per negara, hahaha. Tidak hanya begitu bahkan masih dibagi bagi lagi dengan sub kode, gila…. Maklum dia dulu jebolan ITS, teknik komputer bukan sipil loh, disitu dia sering mangkal. Jangan tanya jurusannya …..

Nah dalam penerawangannya akhir cerita sineblog antara Ahok, BPK dan KPK seperti begini….

“ lee kamu harus ingat kita ini hidup di Indonesia, saat mbah di Inggris gang papat dulu sering melihat pertikaian antar Rw. Dalam setiap permasalahan biasanya pak RW selalu ambil wwslt, faham toh wwslt?” “ belum mbah, saya rakyat jelatae” jawabku.
“wwslt, iku win win solution. Bukan win win silit” kata mbah dengan senyum. “kamu gak pernah sekolah, gak pernah kuliah?” tanya mbah lagi. Jawabku”kuliahlah mbah, cuman jarang masuk”.”lulus?”. “luluslah mbah”. “kok bisa, jarang masuk tapi lulus?” tanya simbah lagi. “gampang mbah, titip absen” kataku. Sebelum tanya lagi aku duluin ngomong “gimana tadi lanjutan wwslt nya mbah, entara keburu malem”. “ oh, iya ya” kata si embah.

Sambil berpindah posisi duduk siembah menyalakan rokok gudang garam suryanya. Kulihat dia menikmati banget hisapan rokok itu. Aku sengaja diem untuk menunggu penerawangnya.
“Yang benar harus dibenarkan yang salah harus dinyatakan bersalah, tetapi mengambil kesimpulan itu tidaklah gampang, jika dilanjutkan jadi tersangka saja Ahok bisa cilaka, padahal untuk pembuktian itu adanya di meja persidangan” kata embah.

Aku hanya diem mencoba untuk mencerna, dan berpikir jika Ahok salah, dan bener bener keliru apa ya harus diselamatkan?

Tiba tiba wajahnya berubah sedikit serius.
Begini lee “ apa yang kau bilang tentang pertanyaan bagimana kira kira akhir cerita sineblog antara Ahok,KPK dan BPK bisa dilihat dari keputusan KPK. Tapi nuansa sebelum penetapan itu yang penting. BPK itu lembaga, dan Ahok hanyalah orang yang kebetulan gubernur. Tetapi walaupun gubernur dia itu populer dan selama ini didukung banyak rakyat. Dia juga selalu mengedepankan transparansi. Dia juga anti kepada korupsi, paling tidak seperti itulah dlm penerawangan mbah. Tapi orang bisa berubah lee, selama dia tetep seperti itu, maka dia akan clear. Masalahnya jika ada salah di prosedur bisa jadi dia kena”.

Lanjut mbah”Kalo kita boleh mengandai andai akhir cerita itu dengan akhir yang happy ending, dengan korban yang minim jika itu boleh disebut korban maka yang harus ditangkap adalah pejabat yang terlibat pengadaannya”.
“Ingat dalam cerita yang lalu?” tanya mbah.” BPK juga mengatakan ada kesalahan prosedur. Nah kesalahan prosedur itu pejabat teknislah yang paling bertanggung jawab, dan pejabat satu tingkat diatasnya kena sangsi administrasi. Ahok jelas jauh” kata mbah sambil memonyongkan mulutnya karena menghembuskan asap rokok kreteknya.

“BPK dalam hal bikin laporan belum pernah salah, paling tidak dalam hal perhitungan kerugian Negara. Data dia selalu dipakai dalam hal penegakan hukum. Jika KPK tidak mengindahkan temuan BPK, BPK iso purik ( marah), lha kalo BPK marah trus ga mau ngitung gimana KPK?” kata mbah sambil mlotot kepadaku.

Lanjut embah” jika Ahok tidak salah mutlak, rasanya Ahok akan ditolong”. “maksudnya mbah?”tanyaku. “apakah mungkin Ahok yang lantang itu mempunyai niat untuk curang?”tanyaku lagi dengan bingung.

“Embah ini jelek jelek begini pernah jadi Rt, pernah ngurusi perkelahian antar warga gara gara rencana pernikahan seorang gadis dengan pemuda kampung sebelah yang digagalkan orang tua si gadis gara gara orang tua si gadis mengetahui niat jahat pemuda itu”. Kata si mbah dengan sedikit sombong.
“Terus gimana ceritanya” potong-ku.
“begini”kata si embah.” bapak si gadis dapat cerita dari kawannya bahwa ada orang cerita di warung kopi si ijah, dengan tidak sengaja kawan si bapak itu mendengar mereka bercerita bahwa pemuda yang akan menikah dengan anaknya itu punya niat jahat, pemuda itu ingin menguasai harta si bapak gadis itu” tukas si mbah. Kemudian si mbah melanjutkan ceritanya, “ karena bapak pemuda itu bukan orang sembarangan maka dia tidak terima dengan cerita itu, dan ternyata si orang yang bercerita itu disuruh menebarkan berita oleh orang lain yang mempunyai maksud menggagalkan pernikahan si gadis dan si pemuda” ujar si mbah menutup ceritanya.

“eh lee dari tadi kamu bengong saja”, “ kamu sudah makan?” tanya si embah. Aku tersentak,saking asiknya mendengar cerita si mbah sampe lupa waktu, ini sudah malam dan memang aku belum makan. “belum mbah, apa mbah sudah?”tanyaku.”hehehe kamu ini lucu, lha wong dari tadi kita cuma ngobrol ngobrol bersama kok, kalo kamu belum jelas aku belum” kata mbah sambil terkekeh. “ya sudah kita cari makan, sambil ngopi di warung si ijah ya” kata si mbah sambil ngloyor ke kamar mandi untuk siap siap. “ okey mbah, tapi ceritanya nanti di lanjutin ya” kataku bersemangat.
Bersambung….


0 komentar:

Posting Komentar